Sebuah makam 'tak sengaja' ditemukan di Katedral Gluocester
Ruang pemakaman "yang masih sangat utuh" ditemukan "secara tidak sengaja" di Katedral Gluocester Inggris.
Di dalam pusara terdapat peti mati milik keluarga Hyett, yang hidup di abad 17 dan 18.
Temuan itu terungkap oleh arkeolog yang mengangkat batu nisan saat melakukan pemeriksaan untuk pemasangan lift.
Arkeolog Katedral Richard Morriss mengatakan temuan ruang sedalam 2,5m itu tak disangka-sangka. "Hal yang biasa ditemukan ketika menggali lempengan nisan ialah tanah dan tulang-belulang, tidak ada yang spesifik," ujarnya.
"Kami mengira katedral telah direstorasi berkali-kali. Lantainya dibongkar dan dipasang kembali, tapi ini tetap utuh. "Petinya masih sangat awet, plat namanya terlihat.
"Dan plat namanya cocok dengan nama di batu nisan, sungguh luar biasa".
Morris menambahkan, keluarga Hyett pasti "cukup kaya" sehingga bisa membiayai ruang pemakaman di bawah pusat katedral.
Lord Dickinson, keturunan keluarga Hyett lewat perkawinan, menyebut temuan itu "sangat menarik"
"Saya tidak tahu ada sesuatu di bawah lempengan (batu)," katanya.
Sisa-sisa jasad manusia ditemukan di bawah batu nisan, meliputi sejumlah tengkorak dan tulang kaki.
Pemasangan lift di katedral merupakan bagian dari rencana 10 tahun, dinamakan Project Pilgrim, untuk meningkatkan fasilitas dalam bangunan abad pertengahan.
Sumber: http://www.bbc.com/indonesia

0 Comment to "Sebuah makam 'tak sengaja' ditemukan di Katedral Gluocester"
Post a Comment