Friday, December 11, 2015

Polisi Dituding Istimewakan Sopir Lamborghini Maut.

Polisi Dituding Istimewakan Sopir Lamborghini Maut.

Sejumlah tokoh masyarakat Kota Surabaya pada Jumat, (4/11/2015) melakukan aksi menggalang dana dengan cara mengumpulkan uang koin di depan Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, sebagai bentuk sindiran terhadap kinerja polisi dalam menangani kasus tabrakan maut Lamborghini.

Hal ini disampaikan oleh Seorang perwakilan tokoh Surabaya, M Soleh. Kasus tabrakan maut Lamborghiniini terjadi Minggu, 29 November 2015. Polisi dalam kasus ini terkesan mengistimewakan pelaku. “Karena dalam kasus ini polisi kesannya menganakemaskan tersangka Wiyang Lautner,” tudingnya.

Soleh menganggap alasan polisi tak menahan Lautner tidak masuk akal. “Alasannya, karena tersangka merasa pusing. Sekarang, tersangka mana yang tidak pusing kalau mau ditahan. Saya dulu ditahan selama 42 hari itu setiap hari selalu merasa pusing,” ujarnya.

Menurutnya, kinerja Polrestabes Surabaya sudah cukup bagus selama ini. Tetapi prestasi itu jangan sampai dinodai dengan memperlakukan istimewa Wiyang Lautner karena disebut anak keluarga kaya. “Jangan sampai kayak kasusnya anaknya Hatta Rajasa, Ahmad Dhani itu muncul juga di Surabaya,” ujar Soleh.

Uang koin yang terkumpul hasil aksi terebut kemudian kemudiandiserahkan kepada polisi. Tetapi Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Surabaya, AKP Lily Djafar, yang menemui mereka menolak menerima uang itu.

“Buat apa uang ini. Saya tidak mau terima. Nanti saja kalau uangnya banyak, saya mau terima,” ujarnya sambil menepis uang koin itu dan mengembalikannya kepada Soleh.Saat itu Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete, tiba-tiba muncul. Dia berusaha mendinginkan suasana. Takdir kemudian memilih menerima uang itu.

Cewek Bule Berbikini Joget di Panggung Hebohkan Kampanye Pilkada Malang

Cewek Bule Berbikini Joget di Panggung Hebohkan Kampanye Pilkada Malang



Kampanye Pilkada yang digelar tim sukses salah satu kandidat Pilkada Malang cukup menghebohkan.Pasalnya dalam kampanye yang digelar pada 24 November lalu, terdapat foto wanita bule yang hanya mengenakan bikini tampil di panggung.

 

Kampanye tersebut digelar digelar Pantai Ungapan, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan. Atas insiden itu panwaslu setempat memanggil tim sukses kandidat tersebut.

Koordinator Kampanye Malang Anyar, Asep Suud Abdillah, mengakui bahwa foto bule berbikini tampil dalam kampanye yang beredar di media sosial adalah benar adanya.

Ia mengatakan, ada sekelompok turis yang datang membawa satu mobil dan tiba-tiba bergabung dalam kampanye Malang Anyar di Pantai Ungapan.

“Saat kampanye dan hiburan berlangsung, tim merasa tidak sopan menolak mereka bergabung. Apalagi, lokasinya di tempat wisata,” ujar Asep.

Guru Honorer Nyambi Jadi Tukang Batu

Guru Honorer Nyambi Jadi Tukang Batu

Seorang guru honorer di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, bersedia bekerja menjadi tukang pecah batu untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Setiap hari, setelah selesai mengajar di sekolah, Sang guru bernama Ribut Mahendra Putra (38) atau biasa disapa Hendra bergegas pergi ke sungai untuk mencari tambahan penghasilan dengan menjadi pemecah batu koral.

Pengajar SDN Salamrojo I di Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur itu terpaksa melakukanpekerjaan ini demi mencukupi kebutuhan dia dan keluarganya. Maklum saja, anaknya sudah dua dan butuh biaya besar.

Tidak seperti kebanyakan guru tetap yang telah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sepulang mengajar Hendra itu tidak langsung pulang untuk beristirahat. Dia terpaksa pergi ke Sungai Kuncir untuk mencari penghasilan tambahan penghasilan dengan bekerja sebagai tukang pecah batu koral.

Uang hasil memecah batu memang tidak seberapa, hanya sekitar Rp30 ribu rupiah perkibik. Namun bagi Hendra, uang tersebut cukup lumayan untuk tambahan uang belanja di rumah.

Hendra telah menjadi guru honorer selama 12 tahun dengan penghasilan perbulan hanya Rp 530 ribu per bulan. Hendra berharap pemerintah lebih serius dalam membantu meningkatkan kesejahteraan guru. Tidak hanya bagi mereka yang berstatus PNS, tapi juga pada puluhan ribu guru lain yang masih berstatus honorer.

Gaji guru honorer yang sangat minim dan jauh di bawah UMK Nganjuk yang mencapai Rp1,4 juta, nasib para guru ini sangat miris. Mereka masih harus pontang-panting mencari tambahan penghasilan demi menyambung hidup.

Transkrip Rekaman : Jokowi Nekat Nyetop Freeport, Jatuh Dia

Transkrip Rekaman : Jokowi Nekat Nyetop Freeport, Jatuh Dia

Beredarnya transkrip rekaman lengkap yang diduga pembicaraan antara Ketua DPR RI Setya Novanto dan pengusaha M. Riza Chalid ketika bertemu dengan petinggi PT Freeport Indonesia di media sosial cukup menggemparkan.

Pasalnya, dalam transkrip berupa infografis itu, salah satu petikan percakapannya mengenai kontrak Freeport yang diyakini para peserta pertemuan tak akan dihalangi oleh Presiden Joko Widodo.

“Kalau dia sampai nekat nyetop, jatuh dia,” demikian salah satu petikan dalam transkrip itu.

Menteri ESDM Sudirman Said enggan mengomentari beredarnya transkrip rekaman versi lengkap tersebut. Sudirman Said menolak memberikan keterangan apakah isi percakapan itu sesuai dengan rekaman yang dia berikan kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). “Kita hormati proses yang sedang berlangsung di MKD,” ujar Sudirman, Senin, 30 November 2015.

Se[erti diberitakan sebelumnya Sudirman Said menyerahkan transkrip pembicaraan kepada MKD DPR, namun pihak MKD mempertanyakan rekaman tersebut karena hanya berdurasi 11 menit 38 detik dari durasi pertemuan yang diduga yang berlangsung selama 2 jam.

Staf Khusus Kementerian ESDM Said Didu menolak mengomentari infografis yang beredar di media sosial ini. Ia mengaku baru mengetahui adanya infografis ini dari pemberitaan media. “Bisa saja itu ngarang seperti orang-orang ngarang tulisan di Kompasiana,” kata Said merujuk pada kumpulan blog populer milik salah satu perusahaan media.

Sementara konfirmasi dari Setya dan Riza terkait dengan beredarnya infografis tersebut belum berhasil didapat. Sebelumnya, Setya Novanto membantah telah mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden saat bertemu pihak Freeport.

Obama Pergi Saat Jokowi Akan Berpidato

Obama Pergi Saat Jokowi Akan Berpidato

Presiden Joko Widodo (Jokowi) batal memberikan pidatonya dalam pertemuan Mission Inovation yang digelar di sela-sela KTT PErubahan Iklim di Paris, Prancis Senin (30/11/2015) sore waktu setempat

Batalnya Presiden Jokowi berpidato itu dikarenakan Presiden AS, Barack Obama yang mendadak pamit meninggalkan ruangan.

Sejatinya acara yang melibatkan Boss Microsoft Bill Gates itu memang molor dari jadwal yang direncanakan. Tak jelas penyebabnya. Sejumlan pemimpin dunia dibuat menunggu tanpa kejelasan.

Presiden Prancis Francois Hollande tiba di lokasi acara 20 menit lebih lambat dari agenda, Presiden Jokowi pun belum terlihat hadir.

Singkat cerita, acara akhirnya dimulai. Presiden Hollande membawakan pidatonya dalam bahasa Perancis kemudian disusul dengan pidato dari Bill Gates. Presiden Jokowi baru tiba dilokasi pada saat Bill Gates berbicara di atas podium.

Setelah Bill Gates menyelesaikan pidatonya, Presiden AS, Barack Obama datang. Para presiden dan perdana menteri lainnya yang telah lama menunggu dipersilakan naik ke atas panggung untuk sesi foto bersama.

Kemudian, tiba giliran Obama berbicara di podium. Sementara di atas panggung masih ada Presiden Hollande, Bill Gates dan Perdana Menteri India yang duduk berdampingan. Adapun para presiden dan perdana menteri lainnya duduk berjejer di barisan utama menghadap panggung.

Dalam pidatonya, Obama menyebut bahwa semua bangsa saat ini membutuhkan energi yang tak hanya murah tapi juga mudah diperbarui. Untuk itu Obama mengajak semua pihak untuk mendukung pengembangan energi terbarukan.

Setelah sekitar 10 menit berbicara, Obama turun podium, kemudian disusul oleh pidato dari PM India. Setelah semua orang yang berada di atas panggung mendapat giliran berpidato, Presiden Prancis Francois Hollande memohon izin undur diri karena ia memiliki agenda pertemuan lain.

Kepergian Presiden Holande tidak berpengaruh terhadap jalannya acara. Pembawa acara yang berbahasa Prancis kemudian mempersilakan Presiden Jokowi maju ke podium untuk menyampaikan pidatonya.

Namun, belum sempat Jokowi maju ke atas panggung, Presiden Obama sudah berdiri untuk pamit meninggalkan ruangan. Melihat Presiden AS itu pergi, para pemimpin negara lain serta merta ikut bangkit dan meninggalkan acara, antara lain PM Jepang Shinzo Abe, PM Norwegia Erna Solberg, PM Arab Saudi, Presiden Kanada dan Presiden Korea.

Kekacauan itu kontak saja membuat Jokowi bingung. Presiden tampak sempat berdiskusi dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsoedi sampai akhirnya memutuskan untuk ikut meninggalkan tempat acara. Padahal, interpreter dari Kementerian Luar Negeri, yang bertugas menerjemahkan pidato Jokowi dari bahasa Indonesia ke Inggris, sudah siaga di kotak penyulih bahasa.

Namun, Jokowi tak sendiri, belasan pemimpin negara lain juga bernasib serupa. Hanya saja, Indonesia memang mendapat urutan paling pertama untuk maju ke atas podium.

“Ini lucu sekali,” tukas salah seorang pria penerjemah pidato PM Arab Saudi yang tampak bingung ketika melihat ruangan mendadak sepi.

Di luar hall pertemuan, terlihat masih ada beberapa pemimpin dunia yang berbincang-bincang satu sama lain, termasuk Jokowi. Setelah perbincangan usai, Jokowi langsung menuju satu kursi yang berada di tengah-tengah ruangan dan duduk sendiri. Presiden terlihat berpikir.

Tergambar jelas gurat kelelahan diwajahnya setelah menjalani agenda yang padat sepanjang hari. Dalam pertemuan itu Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsoedi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya serta Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.

Terlihat jelas Jokowi kecewa. Namun, ia berusaha berbesar hati karena bagaimana pun hal itu bukan kesalahannya.

“Ya bagaimana, yang lain juga batal bicara semua kok. Tapi memang dari negara-negara yang hadir kita dapat urutan pertama,” ucap Presiden.

Effendi Simbolon : “Kalau presiden butuh, katakan butuh. Kalau tidak ya silakan hentikan pencitraan,”

Effendi Simbolon : “Kalau presiden butuh, katakan butuh. Kalau tidak ya silakan hentikan pencitraan,”

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta segera menghentikan upaya pencitraannya dalam rencana pembelian helikopter kepresidenan.

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Effendi Simbolon mengingatkan, sebaiknya Jokowi segera memutuskan apakah jadi atau tidak membeli Helikopter Agusta Westlan AW101 buatan Italia-Inggris itu.

Dikutip dari salah satu media nasional yang diwawancara melalui sambungan telepon, Effendi meminta ketegasan Presiden Jokowi.

“Kalau presiden butuh, katakan butuh. Kalau tidak ya silakan hentikan pencitraan,” imbuhnya, Selasa (1/12/2015).

Apalagi, kata dia, polemik pengadaan helikopter VVIP ini muncul di tengah perbedaan pandangan antara Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) perlu atau tidaknya regenerasi helikopter kepresidenan.

Effendi mengakui seorang kepala negara memang membutuhkan model transportasi dengan spesifikasi khusus. Menurutnya, Helikopter AW101 sesuai dengan tingkat keamanan yang ditetapkan sebagai standar operasi pasukan pengaman presiden.

“Berhenti pencitraan. Kalau butuh ya butuh, presiden punya mobilitas tinggi jadi memang butuh. Tinggal dilihat cocok enggak harganya, dan bagaimana kesiapan kita membayar pengadaan helikopter itu,” tukasnya.

Rekaman Lengkap: Polisi Digerakan Untuk Kalahkan Prabowo

Rekaman Lengkap: Polisi Digerakan Untuk Kalahkan Prabowo

Dalam pemutaran rekaman lengkap pembicaraan antara Ketua DPR Setya Novanto, Dirut Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, dan seorang pengusaha bernama Muhammad Riza Chalid dihadapan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, terungkap strategi partai pendukung Jokowi untuk mengalahkan Prabowo ketika Pilpres 2014. yang mengejurkan Muhammad Riza Chalid bahkan mengungkap bagaimana kepolisian digerakkan untuk ikut memenangkan Jokowi.

Rekaman yang pertama kali dibuka Menteri ESDM Sudirman Said ke publik itu dibuat pada 8 Juni 2015, lalu di sebuah hotel di Jakarta. Berikut transkrip rekaman yang diputar dalam sidang MKD di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/12/2015) malam:

Berikut petikan percakapan tersebut:
(SN = Setya Novanto, MS = Maroef Sjamsoeddin, MR = Muhammad Riza Chalid)

MR: Di Solo ada…., ada Surya Paloh, ada si Pak Wiranto pokoknya koalisi mereka, Dimaki-maki Pak, Jokowi itu sama Megawati di Solo. Dia tolak BG. Gila itu, saraf itu. Padahal, ini orang baik kekuatannya apa, kok sampai seleher melawan Megawati. Terus kenapa dia menolak BG. Padahal pada waktu pilpres, kita mesti menang Pak. Kita mesti menang Pak dari Prabowo ini. Kalian operasi, simpul-simpulnya Babimnas. Bapak ahlinya, saya tahu saya tahu itu. Babimnas itu bergerak atas gerakannya BG sama Pak Syafruddin. Syafruddin itu Propam. Polda-polda diminta untuk bergerak ke sana. Rusaklah kita punya di lapangan.

SN: Termasuk Papua

MR: Termasuk Papua. Noken kita habis.

SN: Habis Pak, hampir setengah triliun.

MR: Kapolda Papua itu kan sahabat saya, sahabat deket. 

MS: Tito

MR: Tito. Akhirnya ditarik ke Jakarta supaya nggak menyolok, jadi Asrena. Sekarang Papua sudah jalan, kasih hadiah sama Jokowi. Padahal maunya Jakarta bukan dia. Pak BG maunya bukan Tito. Pak BG maunya Pak Budi. Tapi Budi ditaruh Bandung. Tito Jakarta. Yang minta Jokowi. 

SN: Jawa Barat hahaha 

MR: Gila Pak. Alot pak orangnya Pak.

SN: Pengalaman itu, maksudnya saya pengalaman itu. Jadi kita harus pakai akal. Kita harus pakai ini. Kuncinya kan ada kuncinya. Kuncinya kan ada di Pak Luhut, ada saya. Nanti lempar-lemparan. Ada dia strateginya. Cek gocek

MR: Darmo ini disayang sama dia karena, Si Darmo kalau presentasi, lulusan Amerika, sudah kuliah PHD pintar. Jokowi happy terus. Ini saya tahu. Darmo ngomong Pak itu didengerin. Gitu Pak

SN: Cuma sudah dibeli gara-gara ketemu bapak, dikunci, sreeeet. Berubah

MR: Dikawanin lah.

MS: Hasil lobi ya

SN: Semuanya, semua istana beliau bisa biaya yang lain-lain, biayain semualah

MKD Gagal Pinjam Rekaman Bos Freeport Dari Kejagung

MKD Gagal Pinjam Rekaman Bos Freeport Dari Kejagung

Niat Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR untuk meminta rekaman asli bukti percakapan antara Ketua DPR Setya Novanto, pengusaha minyak Riza Chalid dan Dirut PT Freeport Maroef Sjamsoeddin kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) tidak membuahkan hasil.

Kegagalan MKD meminta rekaman tersebut karena, Maroef Sjamsoeddin tak bersedia handphone berisi rekaman itu diambil alih MKD.

Sikap Maroef tersebut tertuang dalam surat pernyataan menolak menyerahkan rekaman ke MKD yang diteken Maroef. Surat itu dibuat dan diserahkan ke Kejagung pada tanggal 8 Desember 2015.

“Ya ini surat tanggal 8 Desember setelah diperiksa tanggal 3 Desember pukul 08.00 WIB,” ujar Wakil Ketua MKD Junimart Girsang usai bertemu Jampidsus di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Selain menolak menyerahkan handphonenya yang berada dalam kekuasaan Kejagung, Maroef juga menyatakan telah menyerahkan copy rekaman yang isinya identik dengan aslinya ke MKD. Lantas apa langkah MKD setelah gagal meminta rekaman asli dari Kejagung?

“Kami MKD akan sesegera mungkin rapat untuk memutuskan langkah berikutnya,” pungkas Junimart.

Marquez : Rossi biang Masalah

Marquez : Rossi biang Masalah

Hubungan antara Marc Marquez dan Valentino Rossi sepertinya masih jauh dari akan membaik. Baru-baru ini Marquez kembali melontarkan kalimat yang menyudutkan The Doctor dengan mengatakan kalau sebenarnya Rossi-lah yang jadi biang masalah.

Dalam sebuah wawancara dengan MCN, Kamis (10/12/2015), Pembalap spanyol itu belum bisa melupakan tuduhan Rossi soal aksinya di Valencia. Ia membantah telah membantu rekan senegaranya Jorge Lorenzo untuk menjadi juara dunia MotoGP 2015. Bahkan dalam insiden di sirkuit Sepang, Marquez menegaskan dirinya sama sekali tidak bersalah.

Marquez membeberkan sebenarnya intimidasi yang dilancarkan Rossi jauh hari sudah dirasakan. Namun ia berusaha untuk diam. Bahkan perilaku Rossi jauh melebihi apa yang dilakukannya.

“Apa yang dilakukan di atas motor sangat luar biasa. Semuanya apa yang diperolehnya sangat superior di MotoGP. Tapi pada akhirnya tidak ada orang yang sempurna dan Anda dapat melakukan kesalahan. Rossi mempunyai banyak kekuatan dan tahun ini dan Anda rasanya akan kalah dari Rossi. Ini sudah terjadi di masa lalu dengan Gibernau, Biaggi dan Stoner. Jadi memang diperlukan konsentrasi di lintasan jika ingin mengalahkannya,” ungkap Marquez.

Pembalap Repsol Honda itu juga membantah kalau dirinya sama sekali tak mempunyai jasa buat Rossi musim ini. Marquez memberikan contoh pada GP Australia. Ketika itu Marquez berhasil keluar sebagai juara dengan mengalahkan saingan terdekat Rossi, Jorge Lorenzo. “Tapi, sama sekali hal itu tidak dilihat Rossi. Padahal ketika itu Rossi menjabat tangan saya. Tapi ketika kami pergi ke Malaysia… boom! semuanya berubah. Saya terkejut, tapi pada akhirnya Rossi menciptakan masalah ini,” terangnya.

Insiden di sirkuit Sepang sampai saat ini masih jadi perdebatan di kalangan pecinta MotoGP. “Saya tahu orang-orang bertanya mengapa saya menyalip Rossi berkali-kali. Saya pun bertanya, mengapa Rossi melakukannya untuk saya. Saya memang menekan Rossi, tapi berulang kali dia menyalip. Saya menghabiskan satu lap di belakangnya tapi masih bisa melihat kalau saya lebih cepat darinya. Inilah yang jadi pertanyaan saya,”mengapa dia membuat pertempuran begitu ketat di Malaysia?”

Pasha Ungu Menang Pilkada, Band Ungu Terancam Bubar

Pasha Ungu Menang Pilkada, Band Ungu Terancam Bubar

Hasil Quick Count atau hitung cepat Pilkada serentak sudah banyak diumumkan di berbagai media massa. Menurut hasil Quick count, Vokalis band Ungu, Pasha diberitakan memperoleh suara terbanyak dalam Pilkada di wilayah Palu.

Apabila hasil Quick Count sama dengan hasil perhitungn KPU, maka Pasha Ungu nantinya akan menjadi Wakil Wali Kota Palu.

Lantas bagaimana nasib band Ungu dengan kondisi Pasha yang menjadi pejabat daerah? Apakah pelantun Andai ku Tahu ini akan membubarkan diri mengingat sosok Pasha merupakan simbol dari grup tersebut.

Makki membantah rumor tersebut. Ketika diwawancara oleh salah satu program infotainment, sang Bassis  menjelaskan Band Ungu tak akan bubar hanya karena Pasha menjadi PEjabat.

“Alasannya apa bubar? karena salah satu personel kita jadi Wali Kota terus kita bubar?. Enggaklah,” kata Makki.

Tampaknya band ini masih tetap akan bertahan walaupun nantinya Pasha memutuskan menjadi pejabat daerah. “Katakan ada vokalis pengganti lah atau format lain kah itu biar kita yang mikirin,” lanjut Makki.

Ungu pun belakangan memang kerap tampil tanpa Pasha. Mereka kerap menggunakan jasa Naga vokalis Lyla sebagai adittional ataupun Onci dan Enda yang mengisi kekosongan Pasha.

Pianis Cilik Indonesia Raih Nominasi Grammy Award

Pianis Cilik Indonesia Raih Nominasi Grammy Award

Nama Joey Alexander mungkin masih asing di telinga sebagian besar pencinta musik Indonesia. Namun anak 12 berusia tahun itu telah mencatat pencapaian yang sangat luar biasa.

Bagaimana tidak di usia yang masih sangat muda Joey berhasil masuk nominasi penghargaan bagi insan musik paling bergengsi di dunia, yaitu Grammy Awards !.

Pianis kelahiran Bali, 26 Juni 2003 tersebut mampu menarik perhatian dunia kala dentingan piano yang dimainkan jari-jari mungilnya mampu menarik perhatian. Sebut saja media internasional seperti The New York Times, Daily Telegraph, hingga majalah musik Down Beat pernah membahas tentang anak emas yang satu ini.

Berkat kemampuannya, Joey pun masuk dalam dua kategori Grammy Awards yaitu Best Jazz Instrumental Album dan Best Improvised Jazz Solo.

Bagi anda yang penasaran dengan aksi ciamik pianis cilik kebanggaan Indonesia ini, silahkan klik tautan dibawah ini.

Kronologi Lift Maut di Gedung Nestle

Kronologi Lift Maut di Gedung Nestle

Insiden terjun bebasnya sebuah lift Perkantoran Hijau Arkadia, Jalan TB Simatupang Kavling 88, Jakarta Selatan jatuh mengakibatkan meninggalnya dua orang karyawan Nestle.

Lift tersebut jatuh dari lantai lima gedung B perkantoran Arcadia. Hal tersebut dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal.

“Lift tersebut jatuh dari lantai 5. Kejadiannya jam 10, namun baru dilaporkan ke Polsek jam 12.30 WIB,” kata Iqbal kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Diketahui, tiga orang penumpang lift akan naik dari lantai tiga menuju ke lantai tujuh. Belum sampai di tujuan, ternyata lift tiba-tiba terjun bebas akibat adanya sling yang putus, hingga menewaskan dua karyawan Nestle tewas.

Berikut adalah data korban:

1. Dyah Setyoningrum (meninggal dunia)
2. Agus Roy (meninggal dunia)
3. Abdul Rahman

“Dyah dan Abdul sudah dibawa ke RS Marinir, sementara Agus Roy dibawa ke RS Siloam Cilandak,” tutupnya.

Kim Jong-Un Kirim Girl Band Korut ke China

Kim Jong-Un Kirim Girl Band Korut ke China

Dalam rangka memperkuat hubungan dengan sekutu terdekatnya, Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un telah mengirimkan girl band propaganda popnya ke Cina.

Diberitakan BBC News, girl band yang bernama Moranbong, yang konon personelnya dipilih langsung oleh Kim, akan menampilkan “pertunjukan persahabatan” bersama dengan orkestra militer State Merited Chorus.

Kantor berita resmi Kore Utara, KCNA melaporkan, dengan berpakaian seragam ala militer, Moranbong yang turun di Pyongyang stasiun disambut pejabat senior partai dan duta besar Cina. Ini menggarisbawahi pentingnya tur pertama kelompok itu di luar negeri.

Pertunjukan Maranbong di China ini dapat dilihat sebagai sinyal baru bahwa aliansi lama antara kedua negara mulai membaik, setelah sempat tegang oleh uji coba nuklir ketiga Korut pada tahun 2013. Menurut Xinhua, band ini akan tampil di Pusat Nasional untuk Seni Pertunjukan di Beijing dari 12 hingga 14 Desember.

Girl Band Moranbong dibentuk atas perintah Kim Jong-un tahun 2012. Awalnya mereka merupakan kelompok ensembel yang disukai oleh mendiang ayahnya, Kim Jong-il.

Mereka dikenal energik dengan pertunjukan gaya Barat mereka. Lagu-lagu mereka khas propaganda Korut seperti “We Think of the Marshall (Mr Kim) Day and Night” dan “My Country is the Best!”. Tapi mereka juga menyanyikan lagu-lagu lain bergaya Barat.

PT Dirgantara Indonesia Resmi Luncurkan Pesawat N219

PT Dirgantara Indonesia Resmi Luncurkan Pesawat N219

PT Dirgantara Indonesia Resmi Luncurkan Pesawat N21PT. Dirgantara Indonesia (DI) secara resmi telah meluncurkan pesawat N219. Peresmian pesawat karya anak bangsa itu dilakukan oleh Menko Polhukam Luhut Panjaitan yang mewakili Presiden Jokowi yang sedianya akan hadir untuk meresmikan.

Menanggapi peluncuran N219, Luhut mengaku sangat bangga terhadap putra putri Indonesia yang berhasil mengembangkan pesawat N219. Menurutnya ini sangat membanggakan bagi kemajuan Indonesia

“Saya lihat tadi di dalam pesawat N219 yang diciptakan anak-anak Indonesia benar-benar membanggakan. Saya bangga dengan mereka,” kata Luhut di Hanggar Pesawat N219, Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/12).

Luhut menambahkan pesawat N219 sangat cocok untuk dimanfaatkan di wilayah terpencil, yang hanya bisa dijangkau dengan transportasi udara. Pesawat N219 sudah didesain untuk transportasi di wilayah yang berbukit-bukit.

Ia berharap ke depannya Indonesia bisa menjadi negara yang berkompetitif dalam pengembangan industri pesawat terbang. Tidak hanya dipasarkan di dalam negeri tapi juga ke negara lain.

Ia yakin bersama PT DI bisa lebih bersaing dan maju. Sesuai harapan Presiden Jokowi untuk menjadikan Indonesia negara yang kompetitif.

Pesawat N219 merupakan hasil pengembangan yang dilakukan PT DI sejak Maret 2007. Pesawat ini berkapasitas 19 penumpang dengan dua mesin turboprop. Kemampuan daya jelajahnya mencapai 1580 NM dengan kecepatan maksimum 213 knots.

Jaksa Agung Jangan Cari Muka Dalam Kasus Freeport

Jaksa Agung Jangan Cari Muka Dalam Kasus Freeport

Jaksa Agung HM Prasetyo diminta tidak mencari perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan ikut-ikutan mengusut kasus perpanjangan kontrak freeport yang sampai saat ini masih berproses di Mahkamah Kerhormatn Dewan (MKD) DPR.

Hal itu disampakan oleh Anggota Komisi III DPR Dossy Iskandar. Politikus asal Partai Hanura itu meminta agar Jaksa Agung bekerja secara profesional. Dia mengimbau agar HM Prasetyo tidak memanfaatkan kasus tersebut dengan melakukan penyelidikan berdasarkan kepentingan-kepentingan.

“Jaksa Agung jangan cari muka kepada presiden tapi bener-bener profesional pada koridornya. Bukan menyangkut apa-apa, apalagi menyangkut desakan-desakan,” ujar Dossy saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (11/12/2015).

Seperti diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung) saat ini sedang menyelidiki kasus pemufakatan jahat dalam perpanjangan kontrak Freeport. Padahal, masih banyak kasus lain yang mangkrak di Kejagung lantaran tidak juga ditangani.

“Kenapa ini dilakukan kok kurang cepat, makanya tadi saya bilang ini pemeriksaan karena keterpanggilan bukan cari muka kepada presiden,” tandas Dossy.

Istana Yakin Sudirman Said Siap Hadapi Laporan Setnov

Istana Yakin Sudirman Said Siap Hadapi Laporan Setnov

Menteri ESDM Sudirman Said dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri oleh Ketua DPR RI Setya Novanto atas tuduhan pencemaran nama baik terkait  laporan Sudirman Said ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Menanggapi langkah hukum yang diambil Ketua DPR ituitu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menilai Setya Novanto memiliki hak untuk mengambil langkah tersebut.

“Ya semua warga negara berhak untuk melakukan itu karena negara demokrasi kan memperbolehkan hal itu, Pak Sudirman Said pasti siap menjalani proses itu‎,” ujar Pramono di Kantor Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis 10 Desember 2015.

Sampai saat ini, Pramono Anung menjelaskan, ‎belum ada tanggapan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas laporan Setya Novanto  ke Bareskrim Polri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kuasa hukum Setya Novanto, Firman Wijaya mengungkapkan salah satu alasan laporan kliennya itu untuk meluruskan sekaligus merespons sikap Presiden Jokowi yang dinilainya percaya dengan opini yang dibuat Sudirman Said.

Laporan itu sekaligus untuk mengkonfirmasi tudingan Sudirman Said terkait pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden dalam perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia yang dituduhkan ke Novanto tidak benar.‎

Kasus Freeport, Jokowi Harusnya Marah Pada Menterinya

Kasus Freeport, Jokowi Harusnya Marah Pada Menterinya

Menanggapi kemarah Presiden Jokowi atas kasus pencatutan namanya dalam negosiasi perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyayangkan jika kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu tidak ditujukan kepada anggota dalam rumah tangga kabinetnya.

Padahal, menurut Fahri, secara jelas pencatutan nama presiden dan wakil presiden dalam kasus perpanjangan kontrak Freeport justru dilakukan oleh pembantunya sendiri.

“Presiden seharusnya proporsional dalam melihat masalah (Freeport) ini. Kemarahan presiden kemarin itu seharusnya diarahkan kepada anggota kabinetnya,” ujar Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Polistis Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyatakan, sangat jelas ada pembantu presiden yang memberikan janji kepada pihak Freeport dengan mencatut nama presiden, seperti terbitnya surat yang berisikan janji akan ada perpajangan kontrak Freeport kepada CEO-nya langsung, dan pemberian izin ekspor konsentrat kepada perusahaan tambang Amerika Serikat itu.

“Ada (menteri) orang bilang sudah konsultasi dengan presiden lalu buat surat, dan sudah ngomong ke presiden lalu terbit izin (konsentrat), seharusnya itu dong yang dimarahkan presiden. Sebab kalau presiden tidak marah dengan itu jangan-jangan, memang presiden tau keluarnya izin dan perpanjangan itu,” ungkap Fahri.

Fahri juga menambahkan, perihal ada tidaknya perombakan dalam Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Jokowi sepenuhnya diserahkan kepada presiden itu sendiri.

“Itu urusan presiden-lah, kita tidak mau ikut campur,” tandas Fahri.

PNS/ASN Lingkup Pemkab Barito Utara Ikuti Training ESQ

PNS/ASN Lingkup Pemkab Barito Utara Ikuti Training ESQ

Muara Teweh - Pegawai Negeri Sipil/Aparatur Sipil Negara (PNS/ASN) dilingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) mengikuti pembinaan mental, kepribadian PNS/ASN (Training ESQ) di gedung Balai Antang Muara Teweh, Senin (7/12).

Kegiatan training ESQ tersebut dihadiri Bupati Barito Utara H Nadalsyah, Wakil Bupati Drs Ompie Herby, Sekretaris Daerah (Sekda) Ir H Jainal Abidin, staf ahli bupati, asisten sekda dan kepala SKPD lingkup Pemkab Barito Utara dan narasumber serta rombongan dari PT Arga Bangun Bangsa.

“Pada tanggal 15 April 2015 lalu antara Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI dengan PT Arga Bangun Bangsa telah menanda tangani nota kesepahaman untuk pelaksanaan training ESQ, dengan tujuan mewujudkan aparatur sipil negara yang mampu menjadi pelaksana kebijakan publik, pelayanan publik dan perekat serta pemersatu bangsa,” kata Bupati Nadalsyah sebelum membuka kegiatan ESQ di gedung Balai Antang Muara Teweh, Senin (7/12).

Oleh karena itu katanya, Pemkab Barito Utara pada hari ini mengimplementasikan apa yang dilakukan oleh Kementerian PAN dan RB, melalui kegiatan pembinaan mental, kepribadian PNS/ASN (training ESQ) dengan tujuan agar kita lebih termotifasi untuk mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan.

“Kepada seluruh peserta pembinaan mental, kepribadian PNS/ASN (training ESQ) agar dapat mengikuti kegiatan ini dari awal sampai berakhir besok dengan tekun, dan sungguh-sungguh mengingat kesempatan emas ini sangat terbatas dan jarang kita temui,” katanya.

Hasil dari kegiatan pembinaan mental, kepribadian PNS/ASN (training ESQ) ini, hendaknya dapat diaktualisasikan pada tempat kerja masing-masing, guna untuk peningkatan kinerja SDM PNS/ASN. “Kepada para narasumber kami atas nama pribadi dan pemerintah kabupaten Barito Utara mengucapkan terima kasih atas kesediaannya untuk memberikan training ESQ ini,” kata Bupati yang akrab disapa Koyem ini

Bupati Ajak Pimpinan SKPD Tuntaskan Program TA 2015

Bupati Ajak Pimpinan SKPD Tuntaskan Program TA 2015

Muara Teweh - Bupati Barito Utara (Barut) H Nadalsyah mengajak pimpinan Sataun Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menuntaskan semua program/proyek tahun anggaran (TA) 2015 dengan tertib mengacu pada ketentuan yang ada sebelum tanggal 20 Desember 2015.

 “Sebagaimana kita ketahui bahwa untuk pertama kali dalam sejarah Barito Utara pada tahun 2015 kita memperoleh predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah, tentunya kita berharap agar predikat ini tetap dapat kita pertahankan pada tahun berikutnya,” kata Nadalsyah dihalaman kantor Bupati dalam kegiatan apel gabungan, Senin (7/12).

Ditegaskannya, yang perlu mendapat perhatian adalah bagaimana upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Saat ini baru sebesar Rp39,9 milyar. “Untuk itu saya minta agar semua komponen terkait, agar dapat menggali lagi potensi pendapatan asli daerah Kabupaten Barito Utara,” jelasnya.

Sebagai contoh katanya, saat ini Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) terus menggali potensi pajak dan retribusi, BPHTB, PBB-P2, hotel, restoran, retribusi daerah, dan agar SKPD lain juga dapat melakukan hal yang sama, serta percepatan pembangunan terasa oleh masyarakat. “Kita harus merubah pola pikir yang selama ini hanya membelanjakan, harus pula berpikir bagaimana cara mencari dana untuk pembangunan daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut Nadalsyah mengatakan hal yang perlu juga disampaikan kepada seluruh kepala SKPD sehubungan dengan belum optimalnya penerimaan pajak pusat yang berasal dari bendaharawan Pemerintah Kabupaten Barito Utara agar SKPD menyetorkan pph pasal 22 dan 23 pph final, dan pajak pertambahan nilai menggunakan NPWP dengan kode 714, dan apabila terdapat rekanan yang belum mendaftar atau belum menggunakan NPWP dengan kode 714 maka penyetoran dilakukan dengan menggunakan NPWP bendahara SKPD.

Disamping hal tersebut, perlu juga disampaikan khusus bagi SKPD yang melaksanakan kegiatan yang sumber dananya berasal dari dana alokasi khusus (DAK) baik murni maupun tambahan usulan daerah, berdasarkan surat edaran Dirjen Perimbangan Keuangan Nomor SE-2/PK/2015 tentang pedoman pelaksanaan transfer ke daerah dan dana desa pada akhir tahun 2015 menyebutkan bahwa pencairan DAK triwulan IV dari Kementerian Keuangan berakhir pada tanggal 18 Desember 2015.

“Dan untuk persyaratan pencairan penyerapan DAK murni harus mencapai minimal 90 persen dan DAK tambahan usulan daerah minimal 75 persen dari jumlah dana yang sudah masuk ke rekening kas umum daerah,” jelasnya.
Sesuai data dari bendahara umum daerah realisasi penyerapan berdasarkan penerbitan SP2D sampai dengan tanggal 02 Desember untuk DAK murni baru mencapai 75,47 persen dan DAK tambahan usulan daerah baru mencapai 53,38 persen dari dana yang masuk ke rekening kas umum daerah.

“Dalam hal ini bagi SKPD yang mengelola dana DAK agar mengupayakan mencapai target minimal 90 persen penyerapan DAK murni dan 75 persen penyerapan DAK tambahan usulan daerah paling lambat sampai dengan tanggal 11 desember 2015,” katanya lagi.

Dan tambahnya dalam rangka peningkatan kesejahteraan PNS dalam tahun anggaran 2016 Pemerintah Kabupaten Barito Utara akan meningkatkan tunjangan daerah atas tunjangan kinerja untuk PNS/ASN. “Oleh sebab itu saya instruksikan kepada instansi terkait (BKD, Inspektorat) untuk menyusun sistem pelaksanaannya agar efektif dilapangan. Bagi PNS yang tidak melaksanakan tugas tanpa keterangan dan atau sengaja tidak bekerja agar pemberian tunjangan daerah dikaitkan dengan tingkat kehadiran sebagai reward dan punishman,” 

69 Mahasiswa Poltek Diwisuda

69 Mahasiswa Poltek Diwisuda

Muara Teweh - Sebanyak 69 mahasiswa dan mahasiswi Politeknik Muara Teweh (Poltek) tiga program study (Prody) yaitu bidang manajemen informatika, teknik pertambangan dan teknologi pengolahan hasil perkebunan melaksanakan Wisuda V tahun akademik 2014/2015, di gedung Balai Antang Muara Teweh, Senin (28/9).

 

Bupati Barito Utara H Nadalsyah dalam sambutannya usai Wisuda V mahasiswa Poltek Muara Teweh mengatakan dengan dilaksanakannya Wisuda V ini mempunyai makna yang mendalam, artinya tidak hanya sebagai serimonial saja, tetapi sebagai pertanda atas keberhasilan seseorang dalam menempuh proses pendidikan hingga berhasil meraih gelar akademiknya.

“Terlebih penting dari itu, wisuda hari ini harus dijadikan momentum sebagai langkah awal untuk mencapai tujuan selanjutnya, dimana tugas dan tantangan yang harus dihadapai dan diatasi lebih berat dan kompleks, dibanding selama dibangku kuliah. Untuk itu, saudara harus mampu terus meningkatkan kemampuan, ketrampilan dan keahlian diri, lebih kreatif dan inovatif sebagai mana tuntutan kebutuhan dunia kerja di era sekarang ini,” kata Nadalsyah.

Bupati Barito Utara berharap kepada pengelola Politeknik Muara Teweh, agar dapat memelihara dan menjaga sarana prasarana yang sudah ada, bahkan lebih ditingkatkan terus, serta betul-betul menjaga kualitas dan keprofesionalan para lulusan Politeknik Muara Teweh.

“Jangan ada lulusan yang sifatnya instan, tetapi betul-betul outputnya yang berkualitas, berkompeten dan berdaya saing, dalam arti, lulusan Politeknik Muara Teweh adalah tenaga yang siap pakai atau siap kerja,” jelasnya.
Pendidikan merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan dalam peningkatan kualitas SDM, oleh karena itu pemerintah memiliki sebuah kewajiban dalam meningkatkan pembangunan pendidikan, baik aspek kualitas, kuantitas maupun aspek pemerataan.

“Pembangunan pendidikan merupakan salah satu prioritas dan fokus rencana pembangunan daerah Kabupaten Barito Utara, hal ini selaras dengan apa yang tertuang dalam visi misi pemerintah daerah Kabupaten Barito Utara,” katanya lagi.
Keberadaan perguruan tinggi seperti Politeknik Muara Teweh di Kabupaten Barito Utara ini tentunya telah memberikan dampak positif bagi perkembangan daerah terutama dalam peranannya melahirkan SDM yang berkualitas dan profesional, sebagai aset pelaku pembangunan.

“Pemerintah Kabupaten Barito Utara sangat mendukung upaya-upaya pengembangan Politeknik Muara Teweh baik dalam hal pengembangan infrastruktur, sarana prasarana, bantuan dana pendidikan maupun akses kerja sama dengan dunia industri yang ada di Kabupaten Barito Utara,” katanya.

Dalam  kesempatan itu, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara Bupati Nadalsyah mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati Politeknik Muara Teweh yang telah diwisuda.
“Semoga kesuksesan senantiasa menyertai anak–anakku sekalian, dan harapan kami kedepan agar lulusan Politeknik ini jangan hanya bercita–cita menjadi seorang PNS saja, tetapi cobalah untuk berinovasi, mengembangkan serta memaksimalkan potensi yang ada dalam diri, serta mampu membuat dan menciptakan lapangan pekerjaan sediri,” 

DPPKA Laksanakan Penghapusan Aset 2016

DPPKA Laksanakan Penghapusan Aset 2016


Muara Teweh - Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Barito Utara (Barut), pada tahun 2016 akan datang akan melaksanakan penghapusan aset milik pemerintah setempat. Berbagai persiapan dilaksanakan untk kegiatan tersebut diantaranya menggelar bimbingan teknis (Bimtek), kepada pegawainya.

Kepala DPPKA, Drs H Aspul Anwar melalui Kepala Bidang Aset Pardos Tigor N mengatakan dalam penghapusan aset itu nantinya Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) turun melakukan penilaian.

“KPKNL Kota Palangka Raya ini melaksanakan penilaian selama dua hari. Kami meminta kepada KPKNL melakukan penilaian barang inventaris yang akan dihapuskan,” kata Kabid Aset DPPKA Barito Utara, Pardos Tigor N, Senin (7/12) lalu.

Dijelaskan Pardos, mekanisme penghapusan akan disusun. Alternatifnya setelah penilaian KPKNL lalu dijual atau dilelang, selain itu dihibahkan baru dihapus. Semua mengacu pada peraturan pemerintah yang terbaru dan umur ekonomis aset tersebut.

Namun kata Pardos setidaknya khusus kendaraan angkutan darat yang dapat dihapus melihat umur ekonomisnya. “Aset yang berumur tujuh tahun ke atas baru bisa penghapusan,” ungkap Pardos seraya menyebutkan, pihaknya melihat apabila aset dihentikan menganggu aktivitas atau tidak.

Pardos menegaskan, penghapusan dilakukan guna menghadapi wajar tanpa pengecualian (WTP). “Kami melakukan Bimtek sekaligus untuk menyiapkan aplikasi barang dan keuangan,”